Rabu, 04 Desember 2013

Psikologi : Mekanisme Pertahanan Ego

Mekanisme Pertahanan Ego adalah cara ego menghilangkan tekanan kecemasan yang berlebih dengan cara ekstrem. Ciri umum orang yang sedang mengalami Mekanisme Pertahanan Ego antara lain :
              1. Menyangkal, memalsukan atau mendistorsikan kenyataan
              2. Bekerja secara tidak sadar sehingga orang tidak tahu apa yang sedang terjadi.
Menurut Buku dan beberapa kali browsing ada beberapa bentuk Mekanisme Pembelaan Ego antara lain :

1. IDENTIFIKASI


ingin menyamai seorang figur yang diidealkan, dimana salah satu ciri atau segi tertentu dari figure itu ditransfer pada dirinya. Dengan demikian ia merasa harga dirinya bertambah tinggi.
Contoh :
Teguh, 15 tahun mengubah model rambutnya menirukan artis idolanya yang ia kagumi.

2. INTROJEKSI
Merupakan bentuk sederhana dari identifikasi, dimana nilai-nilai, norma-norma dari luar diikuti atau ditaati,
sehingga ego tidak lagi terganggu oleh ancaman dari luar.
Contoh :
Rasa benci atau kecewa terhadap kematian orang yang dicintai dialihkan dengan cara menyalahkan diri sendiri.

3. PROJEKSI
Hal ini berlawanan dengan introjeksi, dimana menyalahkan orang lain atas kelalaian dan kesalahan-kesalahan
atau kekurangan diri sendiri, keinginan keinginan, impuls-impuls sendiri.
Contoh :
Seorang wanita muda yang menyangkal bahwa ia mempunyai perasaan seksual terhadap rekan sekerjanya, berbalik menuduh bahwa temannya tersebut mencoba merayunya

4. REPRESI

Penyingkiran unsur psikik (sesuatu afek, pemikiran, motif, konflik) sehingga menjadi nirsadar (dilupakan/tidak dapat diingat lagi). Represi membantu individu mengontrol impuls-impuls berbahaya.
Contoh :
Suatu pengalaman traumatis menjadi terlupakan

5. REGRESI

Kembali ke tingkat perkembangan terdahulu (tingkah laku yang bersifat primitif).
Contoh :
Seorang anak yang mulai berkelakuan seperti bayi, ketika seorang adiknya dilahirkan.
Esvi yang berumur 4 tahun mulai mengompol lagi sejak adiknya yang baru lahir dibawa pulang dari rumah sakit

6. REACTION FORMATION

Bertingkah laku berlebihan yang langsung bertentangan dengan keinginan-keinginan, perasaan yang sebenarnya. Mudah dikenal karena sifatnya ekstrim dan sukar diterima.
Contoh :
Seorang wanita yang tertarik pada teman suaminya, akan memperlakukan orang tersebut dengan kasar.

7. UN DOING

Meniadakan pikiran-pikiran, impuls yang tidak baik, seolah-olah menghapus suatu kesalahan.
Contoh :
Seorang ibu yang menyesal karena telah memukul anaknya akan segera memperlakukannya penuh dengan kasih sayang

 8. DISPLACEMENT

Mengalihkan emosi, arti simbolik, fantasi dari sumber yang sebenarnya (benda, orang, keadaan) kepada orang lain, benda atau keadaan lain.Contoh :
Seorang pemuda bertengkar dengan pacarnya dan sepulangnya ke rumah marah-marah pada adik-adiknya

9. SUBLIMASI

Mengganti keinginan atau tujuan yang terhambat dengan cara yang dapat diterima oleh masyarakat. Impuls yang berasal dari Id yang sukar disalurkan oleh karena mengganggu individu atau masyarakat, oleh karena itu impuls harus dirubah bentuknya sehingga tidak merugikan individu/masyarakat sekaligus mendapatkan pemuasan
Contoh :
Impuls agresif disalurkan ke olah raga, usaha-usaha yang bermanfaat

10. ACTING OUT

Langsung mencetuskan perasaan bila keinginan terhalang.
Contoh :
Mengatasi problem dengan jalan paling sedikit bertengkar

11. DENIAL

Menolak untuk menerima atau menghadapi kenyataan yang tidak enak.
Contoh :
Seorang gadis yang telah putus dengan pacarnya, menghindarkan diri dari pembicaraan mengenai pacar, perkawinan atau kebahagiaan

12. KOMPENSASI

Menutupi kelemahan dengan menonjolkan kemampuannya atau kelebihannya.
Contoh :
Saddam yang merasa fisiknya pendek sebagai sesuatu yang negatif, berusaha dalam hal menonjolkan prestasi pendidikannya

13. RASIONALISASI

Memberi keterangan bahwa sikap/tingkah lakunya menurut alasan yang seolah-olah rasional, sehingga tidak menjatuhkan harga dirinya.
Contoh :
Munawir yang menyalahkan cara mengajar dosennya ketika ditanyakan oleh orang tuanya mengapa nilai semesternya buruk.

14. FIKSASI

Berhenti pada tingkat perkembangan salah satu aspek tertentu (emosi atau tingkah laku atau pikiran, dsb) sehingga perkembangan selanjutnya terhambat.
Misalnya :
Seorang gadis yang tetap berbicara kekanak-kanakan atau seseorang yang tidak dapat mandiri dan selalu mengharapkan bantuan dari orang tuanya dan orang lain.

15. SIMBOLISASI

Menggunakan benda atau tingkah laku sebagai simbol pengganti suatu keadaan atau hal yang sebenarnya
Contoh :
Seorang anak remaja selalu mencuci tangan untuk menghilangkan kegelisahannya/kecemasannya. Setelah ditelusuri, ternyata ia pernah melakukan masturbasi sehingga perasaan berdosa/cemas dan merasa kotor

16. DISOSIASI

Pemisahan suatu kelompok proses mental atau perilaku dari kesadaran /identitasnya. Keadaan dimana terdapat dua atau lebih kepribadian pada diri seorang individu.
Contoh :
Seorang laki-laki yang dibawa ke ruang emergensi karena mengamuk ternyata tidak mampu menjelaskan kembali kejadian tersebut (ia lupa sama sekali)

17. KONVERSI

Adalah transformasi konflik emosional ke dalam bentuk gejala-gejala jasmani.
Contoh :
Seorang mahasiswa yang tidak mengerjakan tugas-tugasnya tiba-tiba merasa sakit sehingga tidak masuk kuliah 

sumber : Berbagai artikel, buku, google, materi kuliah psikologi umum.
Terima kasih telah membaca Artikel Psikologi : Mekanisme Pertahanan Ego
Diposting oleh chandra setiawan

Tidak ada komentar :

Posting Komentar