Kamis, 05 Desember 2013

PSIKOLOGI : Id, Ego, Super Ego dan Interaksinya.

Menurut teori Psikoanalitik Freud, kepribadian terdiri dari tiga elemen dasar yang banyak dikenal sebagai ID, EGO, SUPER EGO, dan berperan menciptakan perilaku komplek manusia..

*** Id ***

Merupakan bawaan lahir manusia, Id ada sejak manusia itu dilahirkan. Aspek kepribadian sepenuhnya sadar dan termasuk perilaku naluriah dan primitif. menurut Freud, Id adalah sumber dari kekuatan psikis manusia, sehingga menjadi komponen utama kepribadian.

Id didorong oleh kesenangan, yang berusaha untuk mendapatkan kepuasan secepatnya dari semua keinginan dan kebutuhan. Jika kebutuhan ini tidak puas,maka hasilnya adalah kecemasan atau ketegangan...
CONTOH :
Peningkatan rasa lapar atau haus akan menghasilkan upaya secepatnya untuk makan atau minum. jadi sangat penting dalam hidup dari awal, karena memastikan bahwa kebutuhan bayi terpenuhi. Jika bayi lapar atau tidak nyaman, ia akan menangis sampai tuntutan id terpenuhi...

Namun, segera memuaskan kebutuhan tidak selalu realistis. Jika kita memiliki kesenangan, kita akan menginginkan diri kita meraih hal-hal yang kita inginkan dari tangan orang lain untuk memenuhi kepuasan diri. Perilaku seperti ini akan sangat mengganggu dalam hal sosial dengan orang lain. Menurut Freud, id mencoba untuk menyelesaikan ketegangan yang diciptakan oleh prinsip kesenangan melalui proses utama, yang melibatkan pembentukan citra mental dari objek yang diinginkan sebagai cara untuk memuaskan kebutuhan..

*** Ego ***

Ego merupakan elemen kepribadian yang bertanggung jawab menangani suatu hal dengan realitas. 
Ego berkembang dari id dan memastikan bahwa dorongan dari id dapat direalisasikan dengan cara yang dapat diterima di dunia nyata. Fungsi ego baik di pikiran sadar, prasadar, dan tidak sadar...

Ego bekerja dengan cara yang realitas, berusaha memuaskan keinginan Id dengan yang realistis dan sesuai dengan nilai sosial yang berlaku. Prinsip realitas, beratnya biaya dan manfaat dari suatu tindakan sebelum memutuskan untuk bertindak. Dalam banyak kasus, impuls Id itu dapat dipenuhi melalui proses menunda kepuasan sedangkan Ego pada akhirnya akan memungkinkan perilaku, tetapi hanya dalam waktu yang tepat..

Ego juga dapat melepaskan ketegangan yang diciptakan oleh kepuasan yang tidak terpenuhi melalui proses sekunder. Dimana Ego mencoba mendapatkan objek di dunia nyata yang cocok dengan gambaran mental yang diciptakan oleh Id..

*** Super Ego ***

Super Ego adalah elemen terakhir yang mengembangkan Kepribadian. 
Super Ego merupakan bagian jiwa yang terbentuk dari ajaran-ajaran yang diperoleh individu dari kedua orang tuanya, sekolah, dan nilai-nilai budaya tempat ia berkembang. Super ego merupakan kekuatan jiwa yang bersifat internal yang akan mengintrospeksi individu, mengontrol, mengkritik, dan mengancamnya dengan hukuman. Super ego inilah yang biasa dikenal sebagai hati nurani. Super ego merepresentasikan sesuatu yg luhur dalam tabiat manusia.

Untuk lebih memahami konsep tentang Id, Ego dan Super Ego...
Kita contohkan sebagai berikut :
Misalnya kita adalah seorang bendahara dalam sebuah instansi yang diserahi tugas mengelola uang sebesar 1 miliar rupiah tunai. Id mengatakan pada kita: "Pakai saja uang itu sebagian, toh nggak ada yang tahu!". Sedangkan Ego berkata: "Cek dulu, jangan-jangan nanti ada yang tahu!". Sementara Super Ego menegur: "Jangan lakukan!!!"

Kurang lebih seperti itulah interkasi yang dilakukan Id, Ego, dan Super Ego dalam mengembangkan Kepribadian kita..
Terima kasih telah membaca Artikel PSIKOLOGI : Id, Ego, Super Ego dan Interaksinya.
Diposting oleh chandra setiawan

Tidak ada komentar :

Posting Komentar