Kamis, 27 November 2014

CEDERA LUTUT : Penanganan dan Penyembuhan

Cedera lutut terjadi apabila ligamen yang menghubungkan antara ketiga tulang pada lutut yaitu tulang paha (femur) dengan tulang kering (tibia) dan tulang betis (fibula) mengalami suatu gangguan fungsi akibat aktivitas tertentu..

AKTIVITAS PENYEBABNYA...

Antara lain :
  • Memutar lutut dengan kaki yang ditahan
  • Memperluas gerakan lutut terlalu jauh.
  • Melompat dan mendarat lutut tertekuk.
  • Menghentikan secara tiba-tiba saat berjalan.
  • Tiba-tiba mengangkat badan dari satu kaki ke yang lain.
Cedera ini sulit di deteksi/di diagnosa, adapun tanda-tanda lutut mengalami cedera yaitu rasa nyeri hebat pada bagian lutut, bagian kaki terasa agak kaku sehingga sulit digerakkan, pada bagian yang cedera berwarna kemerahan hingga kebiruan dan disertai pembengkakan, dan kaki sulit digerakkan dengan gerakan kaki menjadi tidak stabil.

Adapun Cara/Langkah awal Penyembuhannya :
  • Lutut harus Istirahat total. Hindari menempatkan kelebihan berat badan di lutut. Mungkin perlu menggunakan kruk untuk sementara waktu atau pelindung yg lain.
  • Kompres lutut untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan, sampai rasa sakit dan pembengkakan hilang.
  • Gunakan perban elastis atau tensokrap, tali, atau lengan pada lutut untuk mengontrol pembengkakan.
  • Tinggikan lutut di atas bantal ketika duduk atau berbaring.
  • Memakai penyangga lutut untuk menstabilkan lutut dan melindunginya dari cedera lebih lanjut.
  • Ambil obat penghilang rasa sakit. Namun, obat ini dapat memiliki efek samping dan mereka harus digunakan hanya kadang-kadang, kecuali dokter secara khusus mengatakan sebaliknya.
  • Praktek peregangan dan latihan penguatan jika dokter menganjurkan mereka.
  • Terapi dengan massase/pijat untuk mengurangi bengkak dan merilekkan otot maupun syaraf
  • Terapi dengan menggunakan sport akupuntur untuk menghilangankan nyeri dan mempercepat proses pemulihan secara alami. Ini efektif sekali untuk pemulihan
Waktu pemulihan tergantung pada seberapa parah cedera itu diperoleh. Sementara pada tahap pemulihan, kita bisa mengambil sebuah aktivitas baru yang tidak akan menyakiti lutut kita, sampai :
  • Tidak ada rasa sakit saat membengkokkan atau meluruskan lutut.
  • Tidak ada rasa sakit pada lutut ketika berjalan, jogging, berlari, atau melompat.
  • Lutut tidak lagi membengkak.
  • Lutut terasa sudah kuat.
Jika kita memaksakan diri ketika cedera itu belum sembuh total, justru akan membuat kerusakan permanen pada lutut kita. Untuk mengurangi resiko terjadinya cedera lutut :
  • Jaga otot paha yang kuat dengan peregangan dan latihan penguatan.
  • Peregangan sebelum dan sesudah aktivitas fisik.
  • Jangan tiba-tiba meningkatkan intensitas latihan, Lakukan perubahan perlahan-lahan.
  • Jangan berhenti mendadak dan posisi lutut berputar

Demikian Ulasan Tentang CEDERA LUTUT
Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca..



Diposting oleh chandra setiawan

Jumat, 14 November 2014

CEDERA LUTUT : sekali untuk selamanya...

Halooo guesss. hehe.
cukup lama gak jalan-jalan di blog karena aktivitas yang cukup menyita banyak waktu.
Maklum lah kita ini pengacara (pengangguran banyak acara). 
oke okee.. kembali ke tujuan awal, kesempatan kali ini ane pengen ngebahas tentang sebuah Cidera kaki yang jadi bisa jadi momok menakutkan untuk para Atlet Amatir maupun Profesional..

BEKICCCCCOOOTTT...

CEDERA LUTUT sekali untuk selamanya...

Cedera lutut atau istilah medisnya ACL (Anterior Cruciate Ligament) adalah cedera yang umum terjadi pada seorang atlet walaupun terhitung jarang. Cedera ini salah satu yang paling ditakuti atlet, karena butuh operasi untuk menyembuhkannya. Letak ACL berada di dalam sendi di belakang tempurung lutut. Fungsinya untuk menstabilkan sendi yang menghubungkan antara femur (tulang paha) dan tibia (tulang kering).

ACL
ACL
Cedera Lutut bisa terjadi pada keadaan ketika sedang lari mendadak, berhenti kemudian berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpuntir atau lompat dan mendarat dengan posisi lutut terpuntir dan katanya pada saat cedera Penderita biasanya akan mendengar suara seperti ada yang patah dalam sendi. Saat itu tiba-tiba subjek merasa 'kehilangan tenaga' dan langsung jatuh. Kadang-kadang setelah beberapa saat, pasien dapat berjalan  kembali tetapi pincang, sendi lutut sulit digerakkan karena nyeri, dan diikuti dengan bengkak.

Namun Cedera ini 1-2 hari Penderita akan bisa berjalan kembali, akan tetapi bukan berati sembuh. Pada perkembangannya Penderita tetap akan merasakan bahwa lututnya tidak beres, gampang 'goyang' dan sering timbul nyeri.

Sebagian besar Penderita ACL (Anterior Cruciate Ligament) harus menempuh operasi untuk penyembuhannya, agar bisa pulih seperti biasanya, dan durasi penyembuhannya pun akan sangat lama. Paling populer menurut Ahli Ortopedi mengatakan "Standar operasi Arthroscopy ACL Reconstruction yang paling populer adalah Arthroscopic ACL Double Bundle Reconstruction.
Operasi ini menggunakan 2 (dua) buah urat pengganti (grafts) untuk mengganti ACL yang rusak. Dibandingkan tehnik operasi ACL tradisional yang hanya menggunakan 1 (satu) buah graft.

Double Bundle
Double Bundle
Single Bundle
Single Bundle





ARTHROSCOPIC
ACL
RECONSTRUCTION







Seperti yang dikatakan Ahli ortopedi/Fisioterapis dalam sebuah artikel, Penderita akan langsung merasakan lututnya akan sangat stabil dan kira-kira setelah 6 (enam) bulan rehabilitasi,..


Mungkin itulah sedikit pengetahuan yang bisa kita dapat
Mungkin lain hari kita bisa ngebahas Cara mencegah, yaa paling gak meminimalisir cedera ini terjadi pada kita.

SALAM OLAHRAGA


Menyebutkan sumber : http://www.jakarta-knee-center.com/ dan dari berbagai artikel di perpustakaan.

Diposting oleh chandra setiawan