Selasa, 21 Januari 2014

Nilai BAIK dan BURUK Dalam Realita | E-PAPER

E.PAPER | Kata 'baik' dan 'buruk' di dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang luas. Seseorang yang bermoral dikatakan baik, makanan enak disebut makanan yang 'baik', sebatang kayu yang berguna dan kuat dikatakan kayu yang baik pula. Sesuatu yang baik bagi seseorang mungkin buruk bagi orang lainnya itu pun satu fakta. Contoh ada seorang anak mendengarkan nasehat orang tuanya, orang mengatakan anak tersebut sangat baik. Namun, ketika anak mau memberikan 'contekan' jawaban ujian kepada temannya, maka temannya yang diberi 'contekan' menyebutnya sebagai anak yang baik, sementara gurunya berkata bahwa ia anak yang buruk/tidak baik bukan bergitu??

Dinamika pun berlanjut, dan nggak sampai disitu aja kita membedakan dan mengartikan antara '
Baik dan Buruk' semisal seperti perumpamaan berikut, 'bila ingin hidup di dunia ini, tindakan baik bagi seseorang adalah harus terjun di dalam korupsi dan kolusi, tetapi hal seperti itu sangatlah berdampak buruk/tidak baik bagi perkembangan mental bangsa. Misal yang lain, dan ini pasti pernah kalian pikirkan bukan ya walaupun nggak semua pernah, membuat orang yang sedang sekarat menjadi meninggal itu merupakan tindakan yang baik, agar dia tidak menderita lebih jauh dari cerita kebanyakan film aksi peperangan itu sering terjadi, saat salah satu teman tentara terluka/cedera yang sangat parah dan mustahil untuk sembuh, justru dia akan ditembak mati oleh temannya sendiri dengan tujuan agar dia tidak menderita. Contoh lain, kalian pasti pernah membeli buah semisal pisang aja deh.. dan pastinya kalian akan memilih dan memilih, dari situ kalian akan membuat kesimpulan bukan? bahwa Buah pisang yang kehitaman disebut buruk karena tidak menarik.

Nah.. Dari contoh di atas, istilah
baik dan buruk / tidak baik, memiliki arti yang luas, tergantung dari sudut pandangnya, apakah itu dari sudut pandang arti ekonomi, arti hedonistik - Hedonistik yaitu pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan, arti artistik dan sebagainya. Di dalam bahasa Indonesia, kata-kata baik dan buruk/tidak baik memiliki arti yang luas dan tidak jelas.


Dinamikanya, sekarang ini orang hanya menilai baik jika menguntungkan dirinya entah itu baik/atau buruk bagi orang lain, dan sebaliknya orang akan menilai bahwa itu buruk/tidak baik jika itu merugikan dirinya sendiri. Sebatas itukah pemikiran orang terhadap penilaian Baik dan Buruk/Tidak baik?? ya fakta memang seperti itu.. Tapi semua itu kembali kepada Hati Nurani kita masing-masing. Trus apa coba peranan Hati Nurani dalam hal ini Terhadap Perbuatan Manusia??

Hati Nurani merupakan suatu objek yang ada dalam diri seseorang untuk menilai perbuatan yang dilakukan oleh orang tersebut. Setiap orang pasti memiliki hati nurani kan?? Hanya saja, apakah ia mengenal suara hati nuraninya atau tidak. Ada sih sepertinya, keberadaan hati nurani bukanlah hal yang penting bagi sebagian orang. Mereka cendrung untuk mengikuti suara-suara lain dari pada suara yang timbul dalam hati nurani. Hati nurani bertugas melarang atau memerintahkan kita untuk melakukan sesuatu, yang mungkin bertentangan dengan keinginan kita secara pribadi. Suara hati tidak dapat ditawar bro. oleh segala pertimbangan entah itu menguntungkan atau merugikan. Nah oleh karena itu suara hati disebut mutlak ndak bisa diganggu gugat.. Dengan demikian sebagai manusia harusnya sadar bahwa ia berada dibawah kewajiban mutlak untuk selalu memilih yang benar, iya nggak?? Jadi, dapat dikatakan bahwa di dalam diri kita, seolah-olah ada Tim penilai yang menilai dari perbuatan-perbuatan yang kita lakukan terutama ya dari segi moral pastinya.. Inget waktu pelajaran IPA di SMP atau SMA waktu itu yaa, Manusia itu berbeda dengan binatang, manusia memiliki hati nurani, sedangkan binatang tidak. Binatang hanya memiliki insting.

Isnting itulah yang menjadi dasar bagi seekor binatang untuk bereaksi dengan lingkungannya. Namun, berbeda dengan manusia. Hati nurani menjadi dasar bagi manusia untuk bertindak atau bereaksi terhadap lingkungannya. Contoh nih yaa, banyak manusia lebih memilih untuk bertindak tanpa hati nurani, misal membunuh, merampok, korupsi demi apa lagi kalo bukan demi harta kekayaan pribadi, pernah lihat gak acara disalah satu chanel TV swasta 'Harta, Tahta, Wanita' yang ada diulas adalah contoh ilustrasi dari tindakan AMORAL orang yang gak berhati nurani, menurut saya pribadi seperti itu.. Yaaa memang begitulah fenomena yang terjadi disekitar kita..

Karena itu guys..
***BUKA MATA, BUKA TELINGA dan BIARKAN HATI NURANI BERBICARA!***

Nilai BAIK dan BURUK dalam Realita
Tiwul Skuad
ADVENTURE ON VILLAGE

Terima kasih telah membaca Artikel Nilai BAIK dan BURUK Dalam Realita | E-PAPER . Jika Anda ingin Copy Paste Artikel ini, Harap cantumkan Link Nilai BAIK dan BURUK Dalam Realita | E-PAPER sebagai sumbernya.
Diposting oleh chandra setiawan

Tidak ada komentar :

Posting Komentar